MAKALAH ANEMIA APLASTIK PDF

Aplasia ini dapat terjadi hanya pada satu, dua atau ketiga system hematopoisis. Aplasia yang hanya mengenai system eritropoitik disebut anemia hipoplastik ertroblastopenia , yang hanya mengenai system granulopoitik disebut agranulositosis sedangkan yang hanya mengenai sistem megakariositik disebut Purpura Trombositopenik Amegakariositik PTA. Bila mengenai ketiga sistem disebut Panmieloptisis atau lazimya disebut anemia aplastik. Anemia aplastik didapat seringkali bermanifestasi yang khas, dengan onset hitung darah yang rendah secara mendadak pada dewasa muda yang terlihat normal; hepatitis seronegatif atau pemberian obat yang salah dapat pula mendahului onset ini.

Author:Arashinos Mazusar
Country:Botswana
Language:English (Spanish)
Genre:Finance
Published (Last):24 October 2009
Pages:41
PDF File Size:20.99 Mb
ePub File Size:16.42 Mb
ISBN:659-9-94821-794-7
Downloads:53231
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Kagalmaran



Dalam Penyusunan makalah ini, saya banyak mengalami kesulitan dan hambatan, hal ini disebabkan oleh keterbatasan ilmu pengetahuan yang saya miliki. Saya sebagai penyusun sangat menyadari bahwa dalam Penyusunan makalah ini masih banyak kekurangan dan jauh dari kesempurnaan.

Oleh karena itu, saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang ditujukan untuk membangun. Masalah gizi adalah masalah kesehatan masyarakat. Namun penanggulannya tidak dapat dilakukan dengan pendekatan medis dan pelayanan kesehatan saja. Penyebab timbulnya masalah gizi adalah multi faktor, karena itu pendekatan penanggulangan harus melibatkan berbagai sektor yang terkait.

Dan pada masalah gizi pada anemia gizi disini merupakan kondisi sakit seseorang yang disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya yaitu: perdarahan, kekurangan makanan yang mengandung besi, dan lain-lain. Anemia gizi defisiensi besi dapat dilihat dari kadar Hb, dan penderita yang sering mengalaminya yaitu pada wanita, disebabkan karena menstruasi, kehamilan dan pada bayi: karena membutuhkan gizi zat besi yang tinggi karena proses pertumbuhan yang cepat.

Definisi Anemia 2. Penyebab Anemia 3. Gejala Anemia 4. Jenis-jenis Anemia 5. Pencegahan Primer pada Anemia 6. Pencegahan Sekunder pada Anemia 7. Pencegahan Tersier pada Anemia 8.

Pengobatan Anemia Maternitas Page 1 1. Mampu mempermudah penyusun dan pembaca guna memahami materi tentang sistem imunologi dan Hematologi yang berhubungan dengan Anemia. Menambah pengetahuan kita sebagai mahasiswa perawat tentang system Imunologi dan Hematologi. Anemia adalah berkurangnya hingga di bawah nilai normal sel darah merah, kualitas hemoglobin dan volume packed red bloods cells hematokrit per ml darah Price, : Dengan demikian anemia bukan merupakan suatu diagnosis atau penyakit, melainkan merupakan pencerminan keadaan suatu penyakit atau gangguan fungsi tubuh dan perubahan patotisiologis yang mendasar yang diuraikan melalui anemnesis yang seksama, pemeriksaan fisik dan informasi laboratorium.

Anemia , dalam bahasa yunani tanpa darah adalah penyakit kurang darah yang ditandai dengan kadar hemoglobin Hb dan sel darah merah eritrosit lebih rendah dibandingkan normal. Berikut ini katagori tingkat keparahan pada anemia. Karena hemoglobin terdapat dalam sel darah merah , setiap ganguan pembentukan sel darah merah , baik ukuran maupun jumlahnya , dapat menyebabkan terjadinya anemia.

Gizi yang buruk atau gangguan penyerapan nutrisi oleh usus. Juga adapat menyebabkan seseorang mengal;ami kekurangan darah. Demikian juga pada wanita hamil atau menyusui, jika asupan zat besi berkurang, besar kemungkinan akan terjadi anemia. Pendarahan saluran pencernaan, kebocoran pada saringan darah di ginjal, menstruasi yang berlerbihan, serta para pendonor darah yang tidak diimbangi dengan gizi yang baik dapat mjemiliki resiko anemia.

Perdarahan akut juga dapat menyebabkan kekurangan darah. Pada saat terjadi pendarahan yang hebat, mungkin gejala anemia belum tampak transfusi darah merupakan tindakan penanganan terutama jika terjadi pendarahan akut. Pendarahan teresebut biasanya tidak kita sadari. Pengeluaran darah biasanya berlangsung sedikit demi sedikit dan dalam waktu yang lama. Berikut ini tiga kemungkinan dasar penyebab anemia : 1.

Penghancuran sel darah merah yang berlebihan. Bisa disebut anemia hemolitik ,muncul saat sel darah merah dihancurkan lebih cepat dari normal umur sel darah merah normalnya hari.

Sumsum tulang penghasil sel darah merah tidak dapat memenuhi kebutuhan tubuh akan sel darah merah. Kehilangan darah. Kehilangan darah dapat menyebabkan anemia karena perdarahan berlebihan,pembedahan atau permasalahan Maternitas Page 4 dengan pembekuan darah.

Kehilangan darah yang banyak karena menstruasi pada remaja atau perempuan juga dapat menyebabkan anemia. Semua faktor ini akan meningkatkan kebutuhan tubuh akan zat besi ,karena zat besi dibutuhkan untuk membuat sel darah merah baru. Produksi sel darah merah yang tidak optimal. Ini terjadi saat sumsum tulang tidak dapat membentuk sel darh merah dalam jumpah cukup. Perubahan ini dapat terjadi perlahan-lahan sehingga sulit disadari. Maternitas Page 5 2.

Zat besi merupakan bagian dari molekul hemoglobin. Oleh sebab itu , ketika tubuh kekurangan zat besi , produksi hemoglobin akan menurun. Meskipun demikian , penurunan hemoglobin sebetulnya baru akan terjadi jika cadangan zat besi Fe dsala tubuh sudah benar-benar habis.

Kurangnya zat besi dalam tubuh bisa disebabkan banyak hal. Kekurangan zat besi pada bayi mungkin disebabkan prematuritas, atau bayi tersebut lahir dari seorang ibu yang menderita kekurangan zat besi.

Pada anak-anak mungkin disebabkan oleh asupan makanan yang kurang mengandung zat besi. Sedabgkan pada orang dewasa , kurangnya zat besi pada prinsipnya hampir selalu disebabkan oleh pendaraah menahun atau berulang-ulang yang bisa berasal dari semua bagian tubuh. Faktor resiko terjadinya anemia memang lebih besar pada perempuan di bandingkan kaum pria. Kebutuhan zat besi pada wanita juga meningkat pada saat hamil dan melahirkan.

Penyebab kekurangan vitamin c biasanya adalah kurangnya asupan vitamin c dalam makanan sehari hari. Salah satu fungsi vitamin c adalah membantu menyeret zat besi,sehingga jika terjadi kekurangan vitamin c ,maka jumlah zat besi yang diserap akan berkurang dan bisa terjadi anemia.

Untuk mendiagnosa penyakit ini dilakukan pengukuran kadar vitamin c dalam darah. Pada anemia jenis ini sum-sum tulang menghasilkan sel darah merah berukuran kecil. Anemia ini memiliki ciri sel-sel darah abnormal dan berukuran besar Makrositer dengan kadar hemoglobin per eritrosit yang normal atau lebih tinggi hiperkrom dan MCV tinggi.

Selain menggangu proses pembentukan sel darah merah kekurangan vitamin b12 juga mempengaruhi sistem saraf,sehingga penderita anemia ini akan merasakan kesemutan ditangan dan kaki ,tungkai dan kaki,dan tangan seolah mati rasa,serta kaki dalam bergerak. Biasanya kekurangan vitamiin b12 terdiagnosis pada pemeriksaan darah rutin untuk anemia.

Maternitas Page 8 f Anemia Aplastik Merupakan jenis anemia yang berbahaya, karena dapat mengancam jiwa. Pada anemia aplastik ,terjadi penurunan produksi sel darah eritrosit, leukosit dan trombosit.

Anemia aplastik disebabkan oleh bahan kimia ,obat-obatan ,virus dan terkait dengan penyakit-penyakit yang lain. Agar mengerti, harus diberikan pendidikan yang tepat misalnya tentang bahaya yang mungkin terjadi akibat anemia, dan harus pula diyakinkan bahwa salah satu penyebab anemia adalah defisiensi zat besi. Asupan zat besi dari makanan dapat ditingkatkan melalui tiga cara : a Pemastian konsumsi makanan yang cukup mengandung kalori sebesar yang semestinya dikonsumsi. Meningkatkan ketersediaan hayati zat besi yang dimakan, yaitu dengan jalan mempromosikan makanan yang dapat memacu dan menghindarkan pangan yang bisa mereduksi penyerapan zat besi.

Kekurangan hemoglobin ini menyebabkan kemampuan darah mengikat oksigen berkurang. Selebihnya merupakan akibat dari beragam kondisi seperti perdarahan, kelainan genetik, penyakit kronik, keracunan obat, dan sebagainya. Menghindari situasi kekurangan oksigen atau aktivitas yang membutuhkan oksigen. Melakukan tes darah secara rutin untuk melihat profil darah dan mencegah terjadinya anemia. Pengawasan penyakit infeksi Pengobatan yang efektif dan tepat waktu dapat mengurangi dampak gizi yang tidak diingini.

Meskipun, jumlah episode penyakit tidak berhasil dikurangi, pelayanan pengobatan yang Maternitas Page 10 tepat telah terbukti dapat menyusutkan lama serta beratnya infeksi. Tindakan yang penting sekali dilakukan selama penyakit berlangsung adalah mendidik keluarga penderita tentang cara makan yang sehat selama dan sesudah sakit. Pengawasan penyakit infeksi memerlukan upaya kesehatan seperti penyediaan air bersih, perbaikan sanitasi lingkungan dan kebersihan perorangan.

Jika terjadi infeksi parasit, tidak bisa disangkal lagi, bahwa cacing tambang Ancylostoma dan Necator serta Schistosoma yang menjadi penyebabnya. Sementara peran parasit usus yang lain terbukti sangat kecil. Ada banyak bukti tertulis, bahwa parasit parasit dalam jumlah besar dapat menggaggu penyerapan berbagai zat gizi. Karena itu, parasit harus dimusnahkan secara rutin.

Bagaimanapun juga, jika pemusnahan parasit usus tidak dibarengi dengan langkah pelenyapan sumber infeksi, reinfeksi dapat terjadi sehingga memerlukan obat lebih banyak. Pemusnahan cacing itu sendiri dapat efektif dalam hal menurunkan parasit, tetapi manfaatnya di tingkat hemoglobin sangat sedikit.

Jika asupan zat besi bertambah, baik melalui pemberian suplementasi maupun fortifikasi makanan, kadar hemoglobin akan bertambah meskipun parasitnya sendiri belum tereliminasi. Fortifikasi makanan merupakan salah satu cara terampuh dalam pencegahan defisiensi zat besi. Di negara industri, produk makana fortifikasi yang lazim adalah tepung gandum serta roti makanan yang terbuat dari jagung dan bubur jagung.

Di negara sedang berkembang lain telah Maternitas Page 11 dipertimbangkan untuk memfortifikasi garam, gula, beras dan saus ikan. Tranfusi Darah Suatu tindakan medis yang bertujuan mengganti kehilangan darah pasien. Darah yang tersimpan di dalam kantong darah dimasukan ke dalam tubuh melalui selang infus.

Tubuh tidak dapat menyerap zat besi Fe dari makanan sebanyak itu setiap hari, maka suplementasi zat besi tablet tambah darah sangat penting dilakukan. Suplementasi dijalankan dengan memberikan zat gizi yang dapat menolong untuk mengoreksi keadaan anemia gizi.

Karena menurut hasil penelitian anemia gizi di Indonesia sebagian besar disebabkan karena kekurangan zat besi. Melakukan tes laboratorium Mengetahui kandungan B12 dalam darah sehingga bisa membedakan antara anemia biasa dengan anemia pernicious. Suplemen asam folat dapat merangsang pembentukan sel darah merah. Maternitas Page 12 2. Pada dasarnya pengobatan akan disesuaikan dengan penyebab terjadinya anemia.

Marilyn E, Doenges, Jakarta, Kemungkinan dasar penyebab anemia: 1. Kehilangan darah dapat menyebabkan anemia karena perdarahan berlebihan,pembedahan atau permasalahan dengan pembekuan darah. Maternitas Page 14 3. Sehingga kita terjauh dari penyakit terlebih anemia yang di sebabkan karena kurangnya zat besi untuk memproduksi darah.

3800HGV-B UVERSE ROUTER USER GUIDE PDF

Anemia Aplastik – Penyebab, Gejala, Pengobatan, Pencegahan

Dalam Penyusunan makalah ini, saya banyak mengalami kesulitan dan hambatan, hal ini disebabkan oleh keterbatasan ilmu pengetahuan yang saya miliki. Saya sebagai penyusun sangat menyadari bahwa dalam Penyusunan makalah ini masih banyak kekurangan dan jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang ditujukan untuk membangun. Masalah gizi adalah masalah kesehatan masyarakat. Namun penanggulannya tidak dapat dilakukan dengan pendekatan medis dan pelayanan kesehatan saja. Penyebab timbulnya masalah gizi adalah multi faktor, karena itu pendekatan penanggulangan harus melibatkan berbagai sektor yang terkait.

FORMACJE HARMONICZNE PDF

Makalah Anemia

Kulit Wajah terlihat Pucat Penderita anemia biasanya jelas terlihat pada wajah dan kulit yang terlihat pucat. Kelopak Mata Pucat Selain wajah kelopak mata pasien yang mengalami kurang darah juga terlihat pucat. Ujung Jari Pucat pemeriksaan bisa kita lakukan dengan cara menekan ujung jari, normal nya setelah di tekan daerah tersebut akan berubah jadi merah. Tetapi, pada orang yang mengalami anemia, ujung jari akan menjadi putih atau pucat. Terlalu Sering dan mudah lelah Terlalu mudah lelah, padahal aktivitas yang dilakukan tidaklah berat, jika anda merasa mudah lelah sepanjang waktu dan berlangsung lama kemungkinan anda mengalami penyakit anemia.

DTRACE AND MDB TECHNIQUES FOR SOLARIS 10 AND OPENSOLARIS PDF

ANEMIA MEGALOBLASTIK

Dalam Penyusunan makalah ini, saya banyak mengalami kesulitan dan hambatan, hal ini disebabkan oleh keterbatasan ilmu pengetahuan yang saya miliki. Saya sebagai penyusun sangat menyadari bahwa dalam Penyusunan makalah ini masih banyak kekurangan dan jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang ditujukan untuk membangun. Latar Belakang Definisi Anemia

ANISOCITOSIS Y POIQUILOCITOSIS PDF

Paparan radiasi atau bahan kimia berdosis tinggi seperti terapi kanker Masa kehamilan yang memiliki masalah autoimun Penggunaan kloramfenikol serta senyawa emas dalam pengobatan infeksi bakteri atau artritis reumatoid terlalu berlebihan. Diagnosa Anemia Aplastik Untuk mendiagnosa penyakit anemia aplastik pada pasien, dokter umumnya akan melakukan beberapa tes untuk memastikan kelainan darah tersebut, yakni: Tes darah: Umumnya, dokter akan melakukan tes darah merah, darah putih dan juga platelet dalam kisaran tertentu dan nantinya, dokter akan menduga pasien menderita anemia aplastik apabila ketiga tingkat sel darah tersebut sangat rendah. Biopsi sumsum tulang belakang: Untuk menyempurnakan diagnosa, dokter akan melaksanakan biopsi sumsu tulang belakang pada pasien. Pada saat prosedur ini dilakukan, dokter akan memakai jarum untuk mengeluarkan sampel sumsum tulang belakang kecil dan juga besar seperti pada bagian bawah pinggul pasien. Nantinya, sampel sumsum tulang ini akan diperiksa dibawah mikroskop untuk melihat kemungkinan penyakit lainnya. Pencegahan Anemia Aplastik Untuk mencegah terjadinya anemia aplastik, maka ada beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan, mulai dari memperbaiki pola hidup yang tidak sehat dan mengkonsumsi beberapa makanan yang baik untuk darah. Istirahat saat dibutuhkan: Anemia aplastik bisa menyebabkan lemah dan sesak nafas bahkan saat sedang berolahraga ringan sehingga sangat disarankan untuk beristirahat yang cukup saat tubuh benar benar membutuhkan.

Related Articles